Artikel Populer

Prajurit Paskhas TNI AU Satuan Bravo - 90 Harus Punya Pola Pikir Intelijen

Prajurit Paskhas TNI AU Satuan Bravo - 90 Harus Punya Pola Pikir Intelijen

Bogor - Hari ini 28 September 2016 saya bersama Tim Pansus RUU Tindak Pidana Terorisme DPR RI mengikuti Kunjungan Lapangan ke Satuan Bravo-90 (TNI AU) di Rumpin Bogor. 

img-1475064145.jpg

Satuan ini dikukuhkan pada tanggal 16 September 1990 oleh KSAU Marsekal TNI Hanafie Asnan. Dalam melaksanakan operasinya, Bravo dapat juga bergerak tanpa identitas. Bisa mencair di satuan-satuan Paskhas, atau seorang diri. Layaknya dunia intelijen Bukan main-main, Bravo-90 juga melengkapi personelnya dengan beragam kualifikasi khusus tempur lanjut, mulai dari combat free fall, scuba diving, pendaki serbu, teknik terjun HALO (High Altitude Low Opening) atau HAHO (High Altitude High Opening), para lanjut olahraga dan para lanjut tempur (PLT), dalpur trimedia (darat, laut, udara), selam, tembak kelas 1, komando lanjut serta mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan sarana multimedia. Pasukan elite ini juga kebagian jatah untuk berlatih menembak dengan menggunakan peluru tajam tiga kali lipat lebih banyak dari pasukan reguler lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk melatih ketepatan dan kecepatan mereka untuk bertindak dalam waktu sepersekian detik.

img-1475064173.jpg

Satbravo mempunyai 3 detasemen yang disebutDetasemen 901, 902 dan 903 Detasemen 901 mempunyai spesialisasi intelijen, Detasemen 902 berkualifikasi spesialisasi aksi khusus dan Detasemen 903 spesialisasi bantuan teknik khusus. Tapi sebenarnya 3 detasemen itu mempunyai keahlian yang merata di bidang counter terrorism. Pasukan anti teror baret jingga ini juga kerap berlatih dengan “kakak-kakaknya di Sat-81 Gultor Kopassus TNI AD, Kopaska TNI AL dan Denjaka Marinir TNI AL.

Bravo saat ini sudah memiliki fasilitas pertempuran jarak dekat (CQB). Bahkan untuk latihan pembebasan sandera di pesawat, Bravo langsung melaksanakannya di dalam pesawat baik milik TNI-AU maupun PT. DI. Bravo juga menjadi pasukan khusus pertama di Indonesia yang mampu menguasai ilmu bela diri Systema yang merupakan ciri khas dari pasukan elite Rusia.

img-1475064202.jpg

Saat ini baik media cetak maupun media elektronik gencar-gencarnya memberitakan masalah terorisme, bagi kita TNI termasuk Paskhas harus senantiasa siap dan selalu mempelajari situasi-situasi yang ada dan mengikuti perkembangan terorisme termutakhir.

Ancaman teroris merupakan ancaman faktual yang sewaktu-waktu bisa berada di sekitar kita. Berharap TNI mengaktifkan Desk Anti Teror dan setiap prajurit mempunyai pola pikir intelijen untuk bisa mencegah dan mendeteksi dini ancaman teroris.


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kategori