Artikel Populer

Siapapun yang Menjabat, Level Panglima TNI Sudah Pasti Teruji

Siapapun yang Menjabat, Level Panglima TNI Sudah Pasti Teruji

Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mengatakan pihaknya tidak akan mempersoalkan siapa calon pengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang akan diajukan oleh Presiden Joko Widodo. Berasal dari staf satuan angkatan laut, darat, maupun udara tak jadi masalah.


"Karena DPR tidak bisa mengatur, semua kembali ke Presiden. DPR hanya memproses usulan. Siapa usulannya akan kita proses," kata Supiadin, dalam Metro Pagi Primetime, Senin 20 November 2017.

Menurut Supiadin, siapapun yang akan menggantikan Gatot tak jadi masalah. Sebab, level panglima TNI dinilai sudah teruji. Pernah menjabat sebagai kepala staf angkatan adalah salah satu indikatornya.

Selain itu, dari sisi kepemimpinan secara nasional pun dinilai sudah mumpuni. Tantangannya hanya tinggal bagaimana Presiden menentukan siapa yang layak jika dihadapkan dengan situasi negara saat ini.

"Panglima TNI itu kan acuannya kepada Presiden, kemudian dibantu oleh para staf angkatan. Jadi menurut Saya, secara kepemimpinan tidak masalah siapapun yang menjabat sama saja," katanya.

Supiadin mengatakan yang harus dipikirkan adalah bagaiaman calon pengganti Gatot mampu mengemban tugas selama periode kepemimpinan. Ada misi yang harus diemban ke depan seperti bagaimana menghadapi situasi politik dan melanjutkan rencana kekuatan pokok minimum TNI 2024.

Dia menambahkan panglima TNI pengganti Gatot juga harus mampu mengatur situasi, mengingat Indonesia pada beberapa bulan ke depan sudah memasuki masa pemilu baik pilkada maupun pemilu serentak 2019.

"Saya pikir seorang kepala staf angkatan yang siap jadi panglima sudah siap. Karena jenjang pembinaan karier di TNI sudah sangat terukur. Tidak sembarangan orang menjadi kepala staf angkatan," katanya.

Dia melanjutkan, "Pasti ada satu analisis yang panjang, jenjang karier, rekam jejak, jadi tidak perlu diragukan siapa panglima pengganti Gatot. Saya yakin semuanya mampu karena Dia enggak akan bekerja sendiri," jelasnya. 




Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kategori